Blak-blakan di Dokumenter Soal Masa Sulit Jadi Terapi Intensif Victoria Beckham

5 hours ago 5

Jakarta -

Nama Victoria Beckham kembali mencuri perhatian setelah ia mengaku mengalami proses emosional yang cukup berat saat menjalani syuting serial dokumenter Netflix tentang dirinya sendiri.

Istri David Beckham itu bahkan menyebut pengalaman tersebut seperti menjalani terapi intensif selama setahun.

Lewat serial dokumenter berjudul Victoria Beckham yang dirilis pada Oktober 2025, Victoria memperlihatkan sisi hidupnya yang selama ini jarang terlihat publik.

Dokumenter tiga bagian itu tidak hanya membahas perjalanan kariernya di dunia fashion, tetapi juga memperlihatkan tekanan pribadi yang ia hadapi selama bertahun-tahun.


Saat tampil dalam acara TIME100 Summit di New York, Victoria mengaku awalnya cukup sulit melepas kontrol terhadap hidupnya sendiri di depan kamera. Namun, proses tersebut justru membuatnya berubah.

"Sejujurnya, saya cukup menikmati prosesnya. Saya masuk ke proses ini sebagai seorang control freak dan keluar sebagai orang yang sudah berubah karena saya tidak punya banyak kendali," kata Victoria.

Mantan personel Spice Girls itu juga mengungkap bahwa dokumenter tersebut menjadi momen pertama dirinya benar-benar terbuka kepada publik, termasuk soal kondisi bisnis fashion miliknya yang sempat berada dalam masa sulit.

Dalam wawancara sebelumnya dengan Elle, Victoria sempat membantah anggapan bahwa dokumenternya hanya dibuat untuk pencitraan.

"Ada rumor sejak awal. Apakah ini proyek untuk pamer? Apakah suami saya menyelamatkan saya? Itu bukan opini. Itu fakta. Bisnis saya memang sedang kesulitan," ujarnya.

Perempuan berusia 52 tahun itu mengaku pengalaman menengok kembali perjalanan hidupnya membuat dirinya sangat emosional.

Selama ini, Victoria merasa selalu hidup untuk mengejar masa depan tanpa benar-benar berhenti melihat apa yang sudah ia lalui.

"Sejujurnya, ini seperti terapi intensif selama setahun. Karena saya selalu hidup di masa kini dan terus melihat ke depan," ungkapnya.

Victoria juga mengaku baru menyadari bahwa sebagian besar hidupnya diwarnai penolakan sejak masih muda. Namun, ia merasa bangga karena selalu berhasil bangkit setiap kali terjatuh.

"Saya menyadari bahwa sebagian besar hidup saya dihabiskan untuk menerima penolakan, diberi tahu bahwa saya tidak cukup baik karena berbagai alasan sejak masih sekolah. Dan setiap kali saya jatuh, saya selalu bangkit lagi," katanya.

"Saya sangat bangga pada diri saya sendiri setelah bertahun-tahun ini, dan saya tidak pernah berpikir akan mengatakan itu," lanjutnya.

Dalam sesi yang sama, Victoria juga menyinggung bagaimana dirinya dan David menghadapi sorotan publik terhadap kehidupan keluarga mereka selama bertahun-tahun.

Pasangan yang menikah sejak 1999 itu memang nyaris tidak pernah lepas dari perhatian media internasional.

"Ini sudah terjadi sejak saya berusia 20 tahun. Saya punya suami yang luar biasa dan sangat mendukung saya. Kami selalu ada untuk satu sama lain," katanya.

Victoria menegaskan bahwa dirinya kini memilih untuk tidak terlalu memedulikan komentar negatif maupun rumor yang terus bermunculan tentang keluarganya.

"Saya sudah lama belajar untuk benar-benar tidak mendengarkan kebisingan dan tidak fokus pada kebisingan itu," ujarnya.

Victoria dan David diketahui memiliki empat anak, yakni Brooklyn Beckham, Romeo Beckham, Cruz Beckham, dan Harper Beckham.

Belakangan, hubungan keluarga mereka kembali menjadi sorotan setelah muncul rumor keretakan dengan Brooklyn dan istrinya, Nicola Peltz Beckham.

(ikh/fik)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global