Jakarta -
Anggapan bahwa seseorang malas karena tidak suka olahraga ternyata tak sepenuhnya benar. Fakta terbaru mengungkap, keengganan berolahraga bisa dipengaruhi oleh kepribadian masing-masing individu.
Dalam penelitian jurnal Frontiers in Psychology ditemukan adanya hubungan kuat antara karakter seseorang dengan jenis olahraga yang disukai. Artinya, rasa tidak nyaman saat berolahraga bukan sekadar soal niat, melainkan kecocokan personal.
Peneliti dari University College London (UCL), Flaminia Ronca, menjelaskan bahwa setiap orang memiliki preferensi berbeda terhadap aktivitas fisik.
"Kami menemukan bahwa ada beberapa kaitan yang jelas antara sifat kepribadian dan jenis olahraga yang paling disukai peserta," kata Ronca.
Dalam studi tersebut, orang dengan kepribadian ekstrovert cenderung menikmati olahraga intensitas tinggi seperti latihan interval atau aktivitas kompetitif.
Sementara individu dengan tingkat kecemasan tinggi lebih memilih olahraga ringan dan tidak terlalu lama.
Menariknya, sebagian orang juga tidak nyaman jika terlalu diawasi saat berolahraga. Hal ini menunjukkan pentingnya rasa aman dan kebebasan dalam menjalani aktivitas fisik agar bisa konsisten.
Ronca juga menyoroti bahwa banyak orang sebenarnya ingin aktif, tetapi kesulitan mempertahankannya. Ia mengungkapkan.
"Banyak orang ingin jadi lebih aktif, tetapi kesulitan untuk mempertahankannya dalam jangka panjang," sambung Ronca lagi.
Selain itu, individu dengan sifat teliti atau disiplin biasanya tetap berolahraga secara rutin.
Namun, motivasi mereka lebih didorong oleh manfaat kesehatan daripada kesenangan semata.
(dis/and)
Loading ...

5 hours ago
5

















































