Jakarta -
Aktor peraih Oscar Nicolas Cage akhirnya mengungkap alasan di balik keputusan besarnya menolak peran Green Goblin dalam film Spider-Man.
Dalam wawancara terbaru dengan People, Cage mengaku saat itu dirinya memang sempat berbicara langsung dengan sutradara Sam Raimi mengenai kemungkinan tampil sebagai villain ikonik Marvel tersebut. Namun pada akhirnya, ia memilih mengambil jalan berbeda.
Alih-alih bergabung dalam proyek blockbuster Spider-Man, Cage justru memutuskan membintangi Adaptation, film drama yang jauh lebih kecil secara skala produksi.
"Saya memutuskan untuk membuat film lain, semacam film noir yang jauh lebih kecil, lebih romantis daripada noir tragis," ujar Nicolas Cage.
Keputusan itu ternyata menjadi salah satu langkah penting dalam kariernya. Lewat Adaptation, Cage bahkan berhasil meraih nominasi Oscar Aktor Terbaik.
Sementara peran Green Goblin akhirnya jatuh ke tangan Willem Dafoe, yang kemudian tampil ikonik sebagai musuh utama Tobey Maguire dalam Spider-Man versi 2002.
Meski menolak peran tersebut, Cage ternyata tetap memberi masukan menarik kepada Sam Raimi soal karakter Spider-Man.
"Saya ingat mengatakan kepada Sam, 'Saya harap siapa pun yang Anda pilih benar-benar menghayati bahasa tubuh laba-laba,'" kenangnya.
Menurut Cage, karakter Spider-Man seharusnya benar-benar terasa seperti manusia laba-laba, termasuk lewat gerakan tubuhnya saat sendirian.
Dalam wawancara yang sama, Nicolas Cage juga bicara soal ketertarikannya memainkan karakter pahlawan maupun penjahat sepanjang kariernya di Hollywood.
"Suka keduanya. Saya tidak ingin terjebak hanya melakukan satu hal," katanya.
Pernyataan itu terasa masuk akal mengingat Cage memang dikenal punya deretan karakter ekstrem di film-filmnya.
Ia pernah menjadi antihero dalam Ghost Rider, tampil menyeramkan sebagai pembunuh berantai di Longlegs, hingga memerankan versi nyeleneh dirinya sendiri di The Unbearable Weight of Massive Talent.
Kini, Nicolas Cage kembali masuk dunia Spider-Man lewat serial Spider-Noir. Dalam proyek terbaru itu, ia memerankan Ben Reilly, detektif swasta berlatar New York era 1930-an yang memiliki kemampuan ala Spider-Man.
Cage mengatakan karakter tersebut terinspirasi dari gabungan banyak ikon film klasik seperti Humphrey Bogart hingga James Cagney.
Bahkan dengan gaya khasnya, Cage menyebut versi Spider-Noir yang ia mainkan sebagai 70 persen Bogart dan 30 persen Bugs Bunny.
Serial Spider-Noir sendiri akan hadir dalam dua versi sekaligus, yaitu hitam putih dan full color.
Nicolas Cage mengaku format hitam putih terasa sangat cocok dengan nuansa noir klasik yang ingin ia bangun dalam serial tersebut.
Setelah Spider-Noir, Cage juga sudah disiapkan membintangi film biografi Madden bersama Christian Bale yang dijadwalkan tayang akhir tahun ini.
(ikh/ikh)
Loading ...

6 hours ago
8

















































