Jakarta -
Buah dan sayur selama ini identik dengan pola makan sehat karena kaya vitamin, mineral, serta serat yang dibutuhkan tubuh. Namun, sejumlah riset dalam beberapa tahun terakhir memunculkan temuan baru yang cukup mengejutkan. Beberapa jenis buah dan sayuran ternyata dilaporkan mengandung mikroplastik dalam jumlah tinggi.
Mikroplastik sendiri adalah partikel plastik berukuran sangat kecil, bahkan sebagian tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Partikel ini diduga masuk ke tanaman melalui tanah yang tercemar, air irigasi, udara, pupuk, hingga proses pengemasan dan distribusi. Artinya, kontaminasi bisa terjadi sejak masa tanam sampai produk tiba di tangan konsumen.
Sejumlah studi yang dipublikasikan di jurnal ilmiah menemukan partikel mikroplastik pada berbagai bahan pangan, termasuk buah dan sayur. Dalam penelitian yang banyak dikutip, apel, pir, wortel, dan brokoli termasuk jenis yang menunjukkan tingkat kontaminasi cukup tinggi.
Meski temuan ini masih terus diteliti untuk mengetahui dampak jangka panjangnya bagi kesehatan manusia, hasil riset tersebut menjadi pengingat penting soal kualitas lingkungan dan keamanan pangan. Berikut penjelasannya.
1. Apel
Apel menjadi salah satu buah dengan tingkat kontaminasi mikroplastik tertinggi dalam beberapa penelitian. Salah satu studi mencatat rata-rata sekitar 195.500 partikel per gram ditemukan pada buah ini. Angka tersebut membuat apel kerap disebut sebagai salah satu buah yang paling banyak terpapar mikroplastik.
Peneliti menduga tingginya kontaminasi pada apel berkaitan dengan sistem penyerapan air dan nutrisi tanaman, sehingga partikel kecil dari tanah atau air bisa ikut masuk ke jaringan buah. Selain itu, apel termasuk buah yang sering melalui proses penyimpanan, pelapisan, dan distribusi panjang sebelum dijual. Meski begitu, apel tetap punya banyak manfaat kesehatan. Mencuci bersih permukaan buah dan mengupas kulit bisa menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi paparan dari bagian luar.
2. Wortel
Wortel juga tercatat memiliki kandungan mikroplastik tinggi, bahkan dalam beberapa riset disebut melebihi 100.000 partikel per gram. Sebagai sayuran umbi yang tumbuh di dalam tanah, wortel memang bersentuhan langsung dengan media tanam selama masa pertumbuhan.
Karena berada di bawah permukaan tanah, partikel plastik yang sudah mencemari tanah berpotensi lebih mudah terserap melalui akar. Beberapa peneliti juga menemukan ukuran partikel mikroplastik yang sangat kecil banyak ditemukan pada wortel. Untuk konsumsi harian, wortel tetap aman dimakan sebagai sumber beta karoten dan serat, tetapi sebaiknya dicuci menyeluruh, disikat permukaannya, lalu dikupas sebelum diolah.
3. Pir
Pir berada di posisi berikutnya dengan rata-rata kontaminasi sekitar 189.500 partikel per gram. Angka ini mendekati jumlah yang ditemukan pada apel, sehingga menjadikan pir salah satu buah yang cukup sering disorot dalam pembahasan mikroplastik pada pangan.
Sama seperti apel, struktur jaringan buah dan proses budidaya diduga ikut berperan dalam masuknya partikel mikroplastik ke dalam buah. Selain itu, pir sering dikemas menggunakan plastik saat distribusi untuk menjaga bentuk dan kesegarannya. Walau demikian, pir tetap dikenal baik untuk pencernaan karena kaya air dan serat.
4. Brokoli
Brokoli termasuk sayuran yang juga menunjukkan tingkat kontaminasi cukup tinggi, dengan angka lebih dari 100.000 partikel per gram dalam beberapa temuan riset. Sayuran hijau ini memiliki banyak celah dan permukaan berlapis pada bagian kepala bunga, sehingga kotoran atau partikel kecil dapat lebih mudah menempel dari luar.
Selain kemungkinan penyerapan dari tanah dan air, bentuk fisik brokoli membuat proses pencucian perlu dilakukan lebih teliti dibanding sayuran lain. Rendam sebentar dalam air bersih lalu bilas di bawah air mengalir agar sisa debu dan partikel di sela-sela kuntum berkurang. Di sisi lain, brokoli tetap sangat baik dikonsumsi karena kaya vitamin C, vitamin K, folat, dan antioksidan yang penting bagi tubuh.
(Steffy Gracia/arm)
Loading ...

8 hours ago
4

















































