Dari Kantoran ke Musik, Boniangga Curhat Lewat Menua Bijaksana

7 hours ago 7

Jakarta -

Musisi Boniangga Anugrah kembali meramaikan dunia musik dengan karya terbarunya berjudul Menua Bijaksana yang resmi dirilis pada 10 April 2026. Lagu ini menjadi bagian dari perjalanan kariernya sekaligus langkah menuju proyek EP bertajuk Menuju 40 yang akan dirilis tahun ini.

Boniangga bukan nama yang langsung muncul dari industri musik. Ia diketahui sudah lebih dari 16 tahun bekerja di dunia perbankan. Meski begitu, kecintaannya pada musik tidak pernah hilang.

Pria berdarah Manado dan Palembang ini mulai serius menekuni karier sebagai penyanyi solo sejak 2024. Ia membuktikan bahwa pekerjaan tetap dan passion di musik tetap bisa berjalan beriringan.

Sejak kecil, Boniangga sudah akrab dengan musik, terutama genre rock, emo, dan rock ballad era 90-an hingga awal 2000-an. Ia juga mengaku terinspirasi oleh musisi seperti Once Mekel, Ipang Lazuardi, dan Marcell Siahaan.


Salah satu momen yang paling membekas baginya adalah saat menonton konser Dewa 19 ketika Once Mekel baru bergabung sebagai vokalis. Pengalaman itu membuatnya semakin yakin untuk terus dekat dengan musik.

Lewat lagu Menua Bijaksana, Boniangga mengangkat cerita yang sangat dekat dengan kehidupan banyak orang. Lagu ini menggambarkan sosok pria dewasa, seorang ayah sekaligus pekerja yang mulai merasakan perubahan fisik seiring bertambahnya usia.

Mulai dari perut yang semakin membesar hingga rambut yang berubah warna, semua digambarkan dengan cara yang jujur dan apa adanya. Namun, pesan utama lagu ini bukan tentang penurunan, melainkan tentang penerimaan diri.

Bagi Boniangga, bertambahnya usia justru membawa kedewasaan dan kebijaksanaan.

Cerita ini juga terinspirasi dari pengalaman pribadinya. Ia sempat mengalami kenaikan berat badan hingga 15 kilogram sejak tahun 2021 saat berpindah pekerjaan. Kini, ia berusaha kembali menjaga keseimbangan hidup lewat olahraga dan pola makan.

Menariknya, proses kreatif lagu ini terinspirasi dari karakter dalam anime Sakamoto Days. Hal ini membuat lirik "Menua Bijaksana" terasa ringan, santai, bahkan sedikit jenaka.

Lagu ini ditulis oleh Ical Wonder, vokalis dari band Kunci, yang membantu menghadirkan nuansa relatable agar mudah diterima oleh pendengar.

Lewat lagu ini, Boniangga ingin menyampaikan bahwa proses menua bukanlah hal yang harus ditakuti.

Menurutnya, waktu memang membawa perubahan, tetapi itu tidak berarti seseorang harus berhenti mencintai diri sendiri. Justru, pengalaman hidup yang bertambah membuat seseorang menjadi lebih bijak.

Setelah merilis Menua Bijaksana, Boniangga sudah menyiapkan langkah berikutnya. Ia berencana merilis single keenam pada awal Juni 2026 sebagai bagian dari EP Menuju 40.

Tak hanya itu, ia juga tengah menyiapkan lagu ciptaannya sendiri yang ditargetkan rilis pada pertengahan hingga akhir tahun 2026.

Untuk memperkenalkan karyanya, Boniangga akan aktif melakukan promosi di berbagai platform seperti TikTok, Instagram, media digital, hingga radio.

(yoa/yoa)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global