Kebiasaan Gen Z Ini Bikin Milenial Stres, Kamu Termasuk?

5 hours ago 3

Jakarta -

Saat ini, angkatan kerja didominasi oleh dua generasi utama, yakni gen z dan gen milenial. Kedua generasi tersebut dikenal memiliki keunikan masing-masing yang saling bertolak belakang satu sama lain.

Sebagai generasi yang tumbuh di era digital, gen z memiliki gaya hidup serta pola pikir kuat yang sangat terbuka. Meski di satu sisi tampak positif, tidak jarang kebiasaan mereka justru membuat para gen milenial geleng-geleng kepala.

Yuk, intip kebiasaan gen z berikut ini. Apakah kamu termasuk?

Resign Mendadak Tanpa Pemberitahuan


Bagi generasi lama, mengundurkan diri tanpa pemberitahuan formal sering kali dianggap sebagai pelanggaran etika profesional yang berat. Namun, gen z memiliki pandangan yang berbeda terhadap fenomena ini.

Gen z cenderung melihatnya sebagai bentuk timbal balik terhadap realitas dunia kerja, yang mana pemutusan hubungan kerja secara mendadak oleh perusahaan juga kerap terjadi tanpa peringatan. Jadi, jika tempat kerja toxic, mereka tidak ragu untuk langsung 'kabur'.

Medsos sebagai Buku Harian

Orang terdahulu biasanya memperlakukan buku diary sebagai sesuatu yang privasi. Berbeda dengan gen z yang lebih terbiasa dengan dunia digital. Mereka cenderung lebih vokal dan tidak ragu membagikan keluh kesah mengenai permasalahan yang dialami di tempat kerja melalui media sosial.

Meski tampak wajar, kebiasaan ini justru dianggap sebagai oversharing oleh para generasi tua.

Berani Menjadi Diri Sendiri

Milenial sangat tegas terhadap batasan antara urusan pribadi dengan pekerjaan. Jika sudah berada di kantor, mereka akan fokus sepenuhnya pada tanggung jawab dan memastikan tidak ada urusan di luar pekerjaan yang mencampuri performa kerja mereka.

Namun, hal ini berbeda pada gen z. Mereka cenderung blak-blakan dan tidak segan membawa karakteristik pribadi ke lingkungan kantor, seperti membicarakan hobi, menunjukkan tato sebagai ekspresi diri, hingga menormalisasi percakapan mengenai politik atau kesehatan mental di sela-sela kesibukan kerja.

Tidak Mudah Terikut Standar Orang Lain

Bagi orang lama, pernikahan dengan kehidupan yang mapan, seperti punya rumah dan mobil sendiri, merupakan sebuah impian. Namun, hal tersebut sudah tidak berlaku lagi pada gen z.

Tumbuh di tengah inflasi dan lonjakan harga properti yang ekstrem membuat gen z memiliki kalkulasi yang berbeda. Mereka menyadari fakta pahit bahwa gaji yang mereka hasilkan seumur hidup tidak akan pernah sebanding dengan harga hunian sehingga mereka terpaksa melepaskan beban standar lama. Mereka lebih mengutamakan prioritas untuk kesejahteraan finansial mereka saat ini.

Rutin Membicarakan Kesehatan Mental

Topik tentang mental selalu menjadi hal yang tabu bagi generasi lama. Namun, bagi para gen z, topik tersebut sudah bagian dari percakapan sehari-hari.

Gen z sangat sadar terhadap work-life balance sebagai kebutuhan dasar untuk menjaga kewarasan di tengah tekanan dunia kerja. Mereka tidak ragu membagikan proses pemulihan melalui media sosial secara rutin seperti sedang melaporkan progress pekerjaan.

Kebiasaan ini membuat mereka kerap dipandang sebagai generasi lemah oleh generasi terdahulu. Namun bagi para gen z, keberanian untuk mengakui kerentanan merupakan sebuah kekuatan.

Berani Speak Up

Jika ada masalah, generasi lama biasanya lebih memilih memendam atau mungkin menggerutu sendiri. Namun, gen z terlahir dengan keberanian yang berbeda.

Mereka memiliki dorongan kuat untuk speak up dan menyuarakan ketidakadilan jika terjadi hal yang menurut mereka janggal di tempat kerja. Menurut mereka, diam justru hanya membiarkan sebuah masalah terus berlanjut tanpa solusi.

Serba Digital

Lahir dan tumbuh di tengah perkembangan digital membuat para gen z lebih terbiasa dengan gaya hidup yang serba online, mulai dari memesan makanan, bayar tagihan, hingga mencari jodoh. Meski menawarkan kepraktisan, kebiasaan ini kerap membuat para milenial geleng-geleng kepala.

Di mata gen milenial, kebiasaan ini membuat para gen z kerap dicap sebagai pemalas. Mereka dianggap terlalu bergantung pada gadget dan seolah lupa dengan kehidupan di dunia nyata.

(dis/dis)

Loading ...

Read Entire Article
Industri | Energi | Artis | Global